fbpx

Buntut Dari Penyerangan Polisi, Kapten MU Maguire Divonis 21 Bulan Penjara

Berita Bola – Kapten Manchester United, Harry Maguire, dinyatakan bersalah dalam kasus perkelahian di Yunani. Maguire dijatuhkan hukuma penjara 21 bulan 10 hari.

Maguire bersama dua orang lainnya, ditahan setelah terlibat perkelahian saat sedang berlibur di Mykonos, Yunani, Kamis (20/8/2020) waktu setempat. Dia terlibat adu jotos dengan beberapa orang salah satunya adalah polisi setempat.

Persidangan yang digelar di Pulau Syros pada Selasa (25/8/2020) waktu setempat menyatakan Maguire bersalah atas segala tuduhan yang diarahkan kepadanya. Kapten MU itu dinyatakan bersalah atas penyerangan, melawan saat hendak ditangkap, dan percobaan suap.

Atas tindaknya tersebut Maguire divonis penjara selama 21 bulan 10 hari. Meski demikian, Maguire tidak akan masuk bui.

Melansir dari Sky Sports, hukuman penjara akan ditanggukan karena ini adalah kejhatan pertama dan dakwaan kepadanya tergolong tidak pidana ringan. Maguire dan kuasa hukumnya akan mengajukan banding atas hukuman ini.

“Kami segera memberi tahu kepada pengadilan bahwa kami akan mengajukan banding atas vonis itu,” kata Maguire, dilansir BBC.

“Saya tetap percaya bahwa kami tidak bersalah dalam masalah ini. Saya, keluarga, dan teman-teman saya adalah korban,” tambahnya.

Baca Juga : Man United Diminta Cari Pemain Pelapis Bruno Fernandes dan Pogba

Sementara itu, pengacara korban menyatakan bahwa korban masih menunggu permintaan maaf dari Maguire. Mereka terkejut dengan sikap Maguire dan rekan-rekannya.

“Ketika Anda adalah seorang atlet dan panutan, Anda harus menerima apa yang sudah Anda lakukan dan minta maaf,” katanya kepada Sky Sports.

“Sampai hari ini, kami belum mendapatkan itu. Mereka bilang ini semua adalah salah polisi.”

“Ini tidak diterima oleh pengadilan. Para korban dan polisi diserang. Satu-satunya hal yang mereka inginkan adalah permintaan maaf,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *