fbpx

Chelsea Tak Lagi Ditakuti Tim Lain, Lampard Diminta Tiru Mourinho

Chelsea Tak Lagi Ditakuti Tim Lain, Lampard Diminta Tiru Mourinho

OLE777 Chelsea yang sekarang disebut sudah tidak lagi ditakuti Tim-tim lawan. Frank Lampard diminta lebih berani mengambil keputusan-keputusan penting yang mengutamakan kemenangan tim.

Setelah empat pertandingan Premier league 2019/20 sejauh ini, Chelsea hanya bisa meraih lima poin dengan rincian satu kemengan, dua hasil imbang, dan satu kalah. The Blues bahkan gagal memanfaatkan situasi unggul terlebih dahulu di dua laga kandang sejauh ini.

Terbaru, Chelsea hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan tim promosi, Shefield United (31/8/2019). Padahal, mereka memimpin 2-0 terlebih dahulu dan seharusnya tidak ada alasan untuk kebobolan dua gol dengan mudah serta kehilangan dua poin berharga.

Sebab itu, analis Sky Sports, Paul Merson menuding Chelsea yang sekarang tidak lagi ditakuti lawan. Mengapa demikian?

Mengecewakan

Pertama-tama, Merson mengaku kecewa dengan kekalahan Chelsea 0-4 dari Manchester United pada laga pembuka. Namun, masalah yang lebih besar adalah cara Lampard mengelola pertandingan pada dua hasil imbang saat berhadapan dengan Leicester dan Sheffield di kandang.

“Saya merasa kecewa dengan mereka dalam 30 menit terakhir pertandingan melawan Manchester United, saya kira mereka sudah menyerah dan semakin tertinggal,” kata Merson.

“Namun, di laga lainnya, situasi justru lebih sulit. Sebagai pelatih baru, jelas anda ingin membuktikan diri dan menghibur fans. Saya adalah fan Chelsea. Jika Mourinho unggul 2-0 atas Sheffield, dia akan menarik striker dan memainkan gelandang bertahan lainnya.”

“Itu akan jadi akhir pertandingan, berakhir, dan tim lawan juga memahami itu,” lanjutnya.

Baca juga: Pengusaha Indonesia Ini Beli Saham Klub Inggris

Tidak Lagi Ditakuti

Menurut Merson, Lampard masih harus belajar membuat keputusan-keputusan seperti itu, yakni yang mengutamakan kemenangan. Chelsea harus kembali menjadi tim yang ditakuti lawan dan cara terbaik melakukannya adalah dengan bermain pragmatis.

“Tim-tim lawan tidak lagi memahami itu, bahwa Chelsea b isa mengakhiri pertandingan lebih cepat. Chelsea tidak memiliki rasa ditakuti itu lagi,” tambah Merson.

“Sekarang, tim seperti Leicester bisa tetap bertahan dalam pertandingan melawan mereka dan menjelang akhir laga bahkan tampaknya Leicester¬† yang bakal menang,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *