fbpx

Eks Pemain Real Madrid Ditangkap Karena Skandal Pengaturan Skor

OLESPORT – La Liga musim ini baru saja selesai namun skandal hebat justru menimpa liga tertinggi spanyol tersebut. Diduga ada 3 laga yang terjadi skandal pengaturan skor di La Liga musim ini. 3 pertandigan tersebut sedang diselidiki karena diduga terjadi pengaturan skor. Salah satu klub besar Spanyol, Valencia yang lolos ke liga Champion terlibat dalam kasus ini.

Pada laga terakhir yang dijalani Valencia saat melawan Real Valladolid dengan skor akhir 2-0 untuk Valencia. Kemenangan tersebut diduga kuat sudah diatur. Pada laga tersebut Valencia memang harus memenangkan untuk mengamankan posisi mereka di 4 besar klasemen liga sedangkan Valladolid sudah aman karena sudah lolos dari jurang degradasi sejak pekan sebelumnya.

[Baca Juga: Son Heung-Min Terinspirasi Oleh Mantan Pemain manchester United]

Sebanyak 11 orang sudah ditangkap oleh otoritas di spanyol karena diduga terlibat pengaturan skor yang terjadi. salah satu dari 11 orang tersebut adalah mantan pemain Real Madrid yang saat ini bermain bersama Real Valladolid yaitu Borja Fernandez.

Keterlibatan Borja ini menjadi cerita yang miris sebab ia telah memutuskan akan pensiun dari sepakbola setelah laga melawan Valencia. Borja adalah pemain yang sudah berpengalaman di La Liga. Ia adalah lulusan dari tim muda Real Madrid dan sudah sudah mencatat 23 penampilan di tim senior.

Selain Borja, ada juga nama Carlos Aranda dan Raul Bravo. mereka juga adalah lulusan akademi Real Madrid dan juga ada nama lain yaitu Lopez Montana. Yang paling mengejutkan dari semuanya adalah penangkapan Agustin Lasaosa, Presiden Huesca. tak kalah mengejutkannya yaitu Kepala tim medis Huesca, Juan Carlos Galindo Lanuza juga ditangkap akibat pengaturan skor.

Huesca diduga melakukan pengaturan skor saat kalah dengan skor 2-1 atas Real Betis pada pekan ke -37 dan ketika kalah dengan skor 6-2 atas Valencia pada pekan -36. Huesca sendiri sudah dipastikan terdegradasi pada musim depan. Kasus ini bermula dari adanya kecurigaan dari bursa taruhan yang nilainya tidak stabil. dari situ, otoritas Spanyol kemudian menduga adanya pengaturan skor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *