fbpx

Fans Chelsea kembali Berulah, Frank Lampard Kesal

OLESPORT – kelakuan yang kurang menyenangkan terlihat saat Chelsea tandang ke markas Reading untuk laga uji coba pada hari minggu 29/7. Beberapa oknum fans The Blues menyanyikan lagu-lagu ejekan untuk dua klub london lainnya, Tottenham dan West Ham.

Nyanyian tersebut terdengar dalam beberapa kesempatan. Dalam satu lagu, yang sebenarnya merayakan gol ke-200 Lampard di Chelsea tahun 2013 silam, menyebut West Ham dengan kata ‘pikeys’ istilah untuk menghina kaum Gipsi Inggris dan pendatang dari Irlandia.

Tottenham juga menjadi sasaran tindakan tidak terpuji dari fans dalam laga yang berakhir dengan skor tipis 4-3 untuk kemenangan Chelsea. Mereka menyinggung hubungan klub berjuluk The Lilywhites tersebut dengan kaum Yunani.

Mungkin bagian dari mereka lupa bahwa Frank Lampard pernah membela West Ham United di awal karirnya sebagai pemain, tepat sebelum bergabung dengan Chelsea. Bahkan ditahun tersebut merupakan produk binaan tim muda The Hammers.

Kekecewaan yang Ditunjukan Lampard

Lmapard langsung menyerang kelakuan buruk dari fans Chelsea dengan cara yang cukup halus saat berbincang kepada awak media usai pertandingan. Dengan disertai pujian, ia juga mengaku tak senang mendengar nyanyian dari fans tersebut.

“Dukungan dair fans luar biasa,” kata Lampard dikutip dari Goal. “Saya tidak mendengar lagunya, dan tentu saja bila ada song yang memiliki kata-kata ofensif di era modern ini, saya tak ingin mendengarnya,” tambahnya.

“Saya mengatakan sebagai salah satu sosok besar di Chelsea yang sangat mengapresiasi dukungan dan telah merasakannya selama bertahun-tahun. Kami tak ingin lagu dengan kata-kata ofensif. Jika fans bisa menyanyikan lagu lain, saya akan mendukung,” lanjutnya.

[Baca juga: Cesar Azpilicueta Yakin Chelsea Masih Ada Peluang Juara Premier League]

Bukan Kali Pertama Terjadi

Ini bukan kali pertama oknum fans Chelsea melakukan tindakan kurang terpuji. Pada musim lalu, beberapa penggemar dijatuhi hukuman larangan masuk stadion setelah terbukti melontarkan kata-kata rasis kepada penyerang Menchester City, Raheem Sterlling.

Masih di musim yang sama, beberapa oknum fans juga menyanyikan lagu yang menyasar ke bintang Liverpool, Mohammed Salah. Mereka menyebut pria asal Mesir tersbut sebagai seorang pembom karena latar belakang agamanya.

Seperti yang diketahui, Mo Salah adalah penganut agam Islam yang taat dan sering menunjukannya dalam selebrasi gol saat Liverpool bertanding. Pemandangan kurang elok itu tersiar melalui media sosial saat Chelsea melawan Slavia Prague di Ceko dalam aja Liga Europa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *