fbpx

Gary Cahill Bersiap Tinggalkan Chelsea

OLESPORT – Bek senior Chelsea, Gary Cahill mengungkapkan ia siap pergi dari Stamford Bridge di akhir musim ini, akan tetapi ia menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk pensiun.

Cahill sudah membela Chelsea sejak tahun 2012 silam. Selama di Chelsea ia menjadi pilar penting The Blues. Selama itu, ia telah membantu klub asal london ini meraih sejumlah gelar juara. Namun kebersamaan Cahill bersama Chelsea akan segera berakhir.

Kontrak Cahill sendiri akan berakhir pada musim panas 2019 nanti. Eks bek timnas Inggris ini pun mengakui ia sudah siap untuk hengkang meninggalkan Chelsea begitu kontraknya berakhir.

Penjelasan Gary Cahill

Keputusan untuk hengkan itu sudah ia pertimbangkan secara matang. Yang pertama karena faktor usia. Sekarang ia sudah 33 tahun. Selain itu ia juga tak lagi sering dimainkan oleh Maurizio Sarri. ia juga sadar diri bahwa saat ini ada pemain muda yang siap untuk naik pangkat ke tim senior.

Namun Cahill menambahkan kepergiannya dari Chelsea bukanlah akhir dari karirnya. Ia mengaku masih perkasa dan masih kuat bermain beberapa musim lagi.

“Orang-orang berbicara seola-olah karier saya akan segera berakhir, tetapi sama sekali tidak seperti itu bagi saya. Saya 100 persen melihat saya bermain tiga atau empat tahun lagi dengan mudah dalam hal cara saya menjaga diri sendiri,” tandasnya pada The Telegraph.

“Saya siap untuk pergi dan saya meninggalkan klub ini untuk berterimakasih kepada semua pemain, staf, dan penggemar yang telah banyak membantu saya, dana saya pergi dengan kepala terangkat tinggi.”

[Baca Juga: Perebutan Juara Liga Inggris Musim Ini]

Promosikan Diri

Cahill kemudian mencoba mempromosikan dirinya pada klub-klub lain. Ia mengaku ia adalah sosok bek yang berpengalaman serta mampu beradaptasi di segala situasi. Hal tersebut tak lepas dari pengalamannya bermain di bawah sejumlah manajer seperti Jose Mourinho serta Antonio Conte. Demikian juga dengan Gareth Southgate di timnas Inggris.

“Saya telah beradaptasi dengan berbagai taktik, formasi, dan filosofi dari semua manajer yang pernah menjadi atasan saya dan akan terus belajar dari pelatih saya berikutnya. Setiap pengalaman, baik atau buruk, adalah proses pembelajaran,” tegasnya.

“Saya cukup bangga dengan cara saya menghadapinya. Saya tidak pernah terganggu dan saya berlatih keras setiap hari,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *