fbpx

Laga El Clasico Jadi Tekanan Besar Untuk Zidane

Real Madrid's French coach Zinedine Zidane reacts during the UEFA Champions League group B football match between Real Madrid and Shakhtar Donetsk at the Alfredo di Stefano stadium in Valdebebas on the outskirts of Madrid on October 21, 2020. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP) (Photo by GABRIEL BOUYS/AFP via Getty Images)

Berita Bola – Duel El Clásico akhir pekan ini akan menjadi penting tidak hanya untuk Real Madrid, tetapi juga untuk Zinedine Zidane. Pekerjaan pelatih Madrid dipertaruhkan.

Real Madrid berada pada rekor negatif setelah menderita dua kekalahan beruntun. Madrid dipermalukan oleh promosi Cádiz 0-1 di LaLiga, sebelum kalah 2-3 di tangan Shakhtar Donetsk, tim terlemah di Grup B Liga Champions.

Menurut maksimal media Prancis, L’Equipe, Zidane menghadapi ancaman pemecatan jika hasil Madrid tak kunjung membaik di dua laga berikutnya. Madrid harus bertandang ke markas Barcelona pada Sabtu (24/10/2020), sebelum bertandang ke Borussia Moenchengladbach pada tiga laga berikutnya.

Madridistas disebut tak segan-segan mengalahkan Zidane meski sudah berjasa mempersembahkan 11 trofi juara, termasuk hat-trick Liga Champions.

Laporan AS mengatakan bahwa Madrid sedang mempertimbangkan dua calon pelatih jika mereka memutuskan untuk mengeluarkan Zidane. Mereka adalah mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Espanyol Mauricio Pochettino dan Raúl González, yang saat ini menjadi pelatih Real Madrid Castilla.

Pochettino tidak melatih klub sejak dia dipecat oleh Tottenham pada November tahun lalu. Pelatih asal Argentina tersebut sukses mengubah Spurs menjadi penantang reguler juara Liga Inggris dan mengantarkan Harry Kane cs ke final Liga Champions 2019, namun dipecat akibat start yang buruk di awal musim.

Baca Juga  : Ozil Mengeluh Soal Dirinya di Arsenal, Inilah Jawaban Arteta

Namun, presiden Madrid Florentino Pérez diyakini lebih condong ke arah Raúl, yang menurutnya ideal untuk melatih Karim Benzema dkk. Namun, Raul diragukan bisa mengelola ruang ganti Real Madrid yang dipenuhi pemain bintang.

Zidane membutuhkan waktu satu jam untuk tampil di konferensi pers setelah kalah dari Shakhtar. Sekarang Zidane berada di bawah tekanan besar menjelang El Clásico, terutama karena Barcelona dalam kondisi yang lebih baik setelah menumbangkan petenis Hongaria Ferencvaros 5-1.

“Saya yakin saya bisa memperbaikinya, itulah yang akan saya kerjakan. Dan para pemain juga akan mencobanya. Kami akan mencari jalan keluar dan akan menemukannya. Sekarang kami akan mempersiapkan pertandingan hari Sabtu,” kata Zidane setelah kekalahan Madrid dari Shakhtar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *