fbpx

Mantan Presiden Barcelona Menilai Musim 2018/19 Sungguh Memalukan!

Soccer Football - La Liga Santander - Real Sociedad vs FC Barcelona - Anoeta Stadium, San Sebastian, Spain - September 15, 2018 Barcelona team group before the match REUTERS/Paul Hanna

OLESPORT – Mantan presiden Barcelona, Joan Laporta menilai bahwa Barcelona sungguh memalukan pada musim 2018/19 lalu. Musim lalu memang tidak berjalan cukup bagus untuk Barcelona meskipun sukses menjuarai La Liga tetapi untuk level klub sebesar Barcelona pencapaian tersebut dinilai di bawah standar.

Bandingkan dengan musim 2017/18 silam. Saat itu, Blaugrana sukses menjadi juara La Liga dan Copa del Rey. Tapi, klub asal Catalan masih dinilai punya ‘cacat’ dengan kegagalan mencapai prestasi di Liga Champions. Liga Champion memang mejadi batu penghalang bagi Barca musim ini.

Barcelona harus tersingkir pada liga Champion dengan cara yang tragis di babak semifinal. Pada leg pertama di markas sendiri Barcelona dapat berbangga setelah menang atas Liverpool dengan skor akhir 3-0. Tetapi pada leg kedua Barca harus bertekuk lutut terhadap kehebatan Liverpool dengan skor akhir 4-0 yang akhirnya Barcelona tidak dapat lolos ke babak selanjutnya Liga Champion.

[Baca Juga: Timnas Belanda Yakin Dapat Menaklukan Cristiano Ronaldo Pada Final UEFA National League]

“Sangat memalukan bahwa, dengan pemain yang kami miliki pada saat ini, kami berada dalam situasi seperti ini. Itu terjadi karena kami kami menjauhkan diri dari identitas,” ucap Laporta pada acara ‘Open Day of the Cruyff Foundation’ dikutip dari¬†Marca.

“Situasi seperti itulah yang akan terjadi di Liga Champions jika Anda [Barcelona] tidak menjadi diri sendiri,” paparnya.

Joan Laporta tidak ingin membebankan semua kegagalan Barcelona di Liga Champions -juga di Copa del Rey- pada sosok Lionel Messi. Sebab, dia merasa jika La Pulga sudah berbuat banyak hal untuk Barcelona sepanjang masa bakti di klub.

Joan Laporta justru mengkritisi sikap Barcelona yang sangat bergantung pada Lionel Messi. Ketergantungan yang terkadang bisa berdampak negatif saat sang mega bintang tidak menampilkan aksi terbaik di lapangan.

“Anda tidak bisa memberikan tanggung jawab yang lebih besar lagi pada Lionel Messi dari yang sudah dia panggul. Tidak adil untuk menuntut lebih dari yang sudah dia lakukan,” kata Joan Laporta.

“Lionel Messi sudah memberikan segalanya dan terima kasih untuknya sudah berada di klub dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, dia membutuhkan tim yang bisa membuatnya bersinar pada sepak bola level dunia,” tandasnya.

Ketergantungan Barcelona pada Lionel Messi memang sudah tidak perlu lagi disangkal. Pada musim 2018/19 lalu misalnya, Messi jadi pencetak assist dan gol terbanyak Barcelona. La Pulga mencetak 36 gol di La Liga dan 12 gol di Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *