fbpx

Presiden Lyon Minta Pemerintah Urungkan Pembatalan Liga Prancis 2019-20

Berita Bola – Presiden Olympique Lyonnais atau Lyon, Jean-Michel Aulas mengkritik keras keputusan pemerintah Prancis yang membatalkan kelanjutan musim Liga 1 Prancis sampai kondisi negara tersebut benar-benar pulih dan bebas dari virus corona.

Kaputusan tersebut dinilai terlalu cepat mengingat liga-liga lain seperti LaLiga Santander di Spanyol yang kini telah menetapkan tanggal kembalinya liga utamanya yang akan dihelat 20 Juni mendatang. Ia beranggapan bahwa harusnya pemerintah Prancis memberikan optimisme bagi dunia olahraga mereka.

Baginya, langkah yang diambil direktur sepakbola Spanyol adalah hal yang positif bagi sepakbola negaranya. Hal ini berbanding terbalik dengan yang dilakukan Prancis yang sama-sama melakukan pertemuan dengan pihak EUFA.

“Bundesliga melanjutkan pertandingan pad 16 Mei, Spanyol akan melanjutkan pertandingan pada 8 Juni. Italia, Rusia, dan Portugal telah melanjutkan pelatihan bersama dan Inggris sedang melanjutkan pembukaan kembali setelah 19 Juni,” ungkap Aulas, mengutip dari Standard, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga : Toni Kross Dipastikan Akan Tetap di Real Madrid Sampai Pensiun

Ia menilai, keputusan pihak Prancis merupakan blunder dan mengapresiasi Presiden La Liga Javier Tebas, yang berani memberikan keputusan penting bagi masa depan liga Spanyol di masa sulit ini. Padahal kondisi Spanyol lebih buruk dibandingkan dengan Prancis terkait Covid-19.

“Lyon memberi selamat Tebas dan LaLiga atas kembalinya di media sosial, setelah perdana menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan bahwa sepak bola dapat kembali berlangsung dari minggu mulai 8 Juni,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *