fbpx

Sarri Akui Pernah Punya Masalah Internal Dengan Squad Chelsea

Berita BolaMaurizio Sarri mengakui bahwa dia memiliki hubungan yang diwarnai konflik dengan para pemain Chelsea dan tak akan pernah mau lagi tinggal di Inggris. Tapi dia mengaku rindu dengan euforia Liga Inggris.

Sebelum menangani Juventus, Sarri berhasil mengantarkan Chelsea masuk kualifikasi LIga Champions dan Liga Europa musim 2019/2020.

Sarri Bersama Chelsea hanya berlangsung sebentar karena Sarri mendapat undangan untuk melatih tim Juventus dan dia menerimanya. Lalu Sarri melatih pada akhir musim, ia pun mengungkapkan masa-masa sulit melatih di Chelsea.

“Semakin tinggi Anda naik jenjang, semakin berat membangun hubungan pribadi dengan pemain-pemain Anda,” kata pelatih berusia 61 tahun itu dalam saluran YouTube resmi Juventus.

“Yang mengelilingi Anda mengubah banyak dan butuh waktu lama untuk membangun hubungan itu. Saya punya hubungan konflik dengan ruang ganti pemain Chelsea tetapi ketika saya bilang saya mau pergi banyak dari mereka yang menangis,” Ujarnya.

Baca Juga : John Terry Berikan Pesan Penting untuk Para Pemain Muda Chelsea

“Saya memang bukanlah seseorang yang memberikan tepukan di punggung. Saya banyak bicara tentang kesalahan-kesalahan mereka dan sedikit yang dikerjakan dengan baik.”

“Saya kira hal itu berdampak besar, tapi mereka kemudian menyadari untuk menghargai Anda untuk siapa Anda. Hubungan paling lama dengan para pemain yang bermain sedikit, jadi saya kira mereka mengenal sesuatu begitu mereka menyerap karakter Anda.”

Meskipun dirinya tak begitu suka dengan cara gaya hidup inggris, namun Sarri mengaku ia menyukai Inggris dengan sepakbolanya.

“Anda bisa merasakan kaum muda mendapatkan banyak sekali kesempatan di Inggris, bukan cuma dalam sepak bola.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *