fbpx

Sedang Jalani Aturan Lockdown, Empat Pemain Sevilla ini Malah Berpesta

Berita┬áBola – Presiden La Liga, Javier Tebas, kecewa berat melihat empat pemain Sevilla melanggar aturan lockdown. Ia berharap kasus tersebut dapat menjadi pelajaran bagi para pesepakbola lain agar berperilaku lebih bertanggung jawab.

Lucas Ocampos, Franco Vazquez, Luuk de Jong dan Ever Banega melanggar aturan lockdown dengan menggelar pesta. Setelah viral, keempat pemain Sevilla itu langsung meminta maaf kepada publik.

Para pemain Sevilla melanggar aturan lockdown di saat LaLiga sedang diupayakan untuk bisa kembali digelar dalam waktu dekat.

LaLiga telah dihentikan selama lebih dari dua bulan akibat pandemi virus Corona. Pekan lalu, klub peserta La Liga telah menggelar latihan dalam kelompok kecil usai pemerintah Spanyol melonggarkan aturan lockdown dan memberi izin kepada klub untuk latihan.

Namun klub-klub yang menggelar latihan tetap harus mengikuti protokol keselamatan seperti mengecek kesehatan pemain dan staf.

Presiden LaLiga, Javier Tebas sebelumnya menargetkan kompetisi bisa dilanjutkan pada bulan depan tepatnya tanggal 12 Juni. Laga derby antara Sevilla dan Real Betis akan jadi pembuka.

Baca Juga : Enam Pemain Premier League di Konfirmasi Positif Virus Corona

Sebelumnya Perdana Menteri Pedro Sanchez mengumumkan bahwa liga sepak bola di negaranya itu bisa dilanjutkan pada tanggal 8 Juni 2020.

Namun sayangnya kabar ini malah dirusak oleh empat pemain Sevilla. Aturan lockdown mereka langgar, serta menggelar pesta yang diupload lewat akun instagram mereka sebelum akhirnya foto mereka dihapus dari social istri banega setelah berita itu viral dan menyebar.

Setelah foto-foto itu viral, keempat pemain Sevilla lantas meminta maaf secara terbuka melalui media sosial, seperti yang disampaikan oleh Banega.

“Saya ingin meminta maaf atas apa yang terjadi kemarin,” kata Banega. “Itu adalah pertemuan keluarga, tapi tanpa disadari itu tidak benar.”

“Untuk itu kami ingin meminta maaf kepada klub, fans kami dan masyarakat pada umumnya. Itu tidak akan terjadi lagi. Yang kami inginkan adalah kembali bermain sesegera mungkin.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *