fbpx

Semifinal EURO 2020 : 5 Pemain Kunci bagi La Furia Roja

Berita Bola – Timnas Spanyol akan menghadapi Timnas Swiss di babak perempat final Euro 2020, Jumat (2/7/2021). Pertandingan ini akan digelar di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg.

Timnas Spanyol sudah mulai kembali menunjukkan taringnya. Hanya bisa imbang dan mencetak satu gol dalam dua laga pertamanya di fase grup, Spanyol kemudian mencetak 10 gol ke gawang Slovakia dan Kroasia dalam dua laga berikutnya.

Kemenangan 5-0 atas Slovakia memastikan Spanyol ke babak 16 besar. Di babak itu, Spanyol menumbangkan Kroasia lewat extra time dengan skor 5-3.

Spanyol mengalahkan runner-up Piala Dunia itu melalui gol-gol Pablo Sarabia, Cesar Azpilicueta. Ferran Torres, Alvaro Morata, dan Mikel Oyarzabal. sebelumnya Timnas Spanyol bersua Swiss tim yang sukses menciptakan kejutan dengan mengeliminasi sang juara dunia Prancis lewat adu penalti.

Pun juga sama ketika babak perempat final. Spanyol harus ditahan imbang untuk waktu yang normal bahkan di babak extra time pun. Baru Spanyol dapat menenangkan pertandingan setelah adu penalty.

  1. Ferran Torres

Ferran Torres telah menjadi kehadiran baru sebagai pemain kunci bagi Spanyol di sayap kanan. Dengan Leonardo Spinazzola absen selama sisa turnamen, Torres bisa menjadi masalah nyata bagi skuad Italia.

Pemain sayap ini telah menunjukkan kecemerlangan dengan dribbling dan gerakan. Pemain Manchester City itu terlihat seperti pemain yang menyesuaikan diri dengan cepat.

Torres sangat baik di babak 16 besar Euro 2020 saat melawan Kroasia sekaligus mencetak gol penyelesaian yang brilian. Selain itu sebagai pemain kunci La Furia Roja ini juga memberikan assist.

Jika mampu bermain konsisten maka Ferran Torres dapat membahayakan Gli Azzurri di laga Italia vs Spanyol. Dengan kecepatan dan juga dribble yang luar biasa, tidak mustahil akan membuat

  1. Sergio Busquest

Gelandang berusia 32 tahun ini merupakan salah satu sosok paling penting di tim Spanyol yang sekarang. Keberadannya di sentral lapangan membuat permainan Spanyol mengalir dengan lancar.

Di laga kontra Slovakia, dia memberi keseimbangan pada tim dalam bertahan maupun menyerang, dan terpilih sebagai Star of the Match. Pada laga tersebut Busquest dapat mengalirkan bola dengan baik ke lini depan, sehingga ini yang menjadi penentu jalannya pertandingan.

Di laga kontra Kroasia, dia bermain sangat tenang, serta bagus dalam ‘mengendalikan’ pemain di lini belakang maupun lini depan. Dia lagi-lagi terpilih sebagai Star of the Match.

  1. Aymeric Laporte

Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan di Grup E. Namun, Spanyol kebobolan tiga gol di babak 16 besar kontra Kroasia.

Spanyol memang mencetak lebih banyak gol ke gawang Kroasia (5), tapi mereka juga perlu fokus untuk membenahi pertahanan mereka jelang laga melawan Swiss nanti.

Aymeric Laporte harus bisa lebih baik lagi dalam menggalang barisan pertahanan Spanyol bersama Eric Garcia. Pasalnya, lawan mereka ini sedang sangat percaya diri usai menjungkalkan Prancis.

  1. Pedri

Pedri baru berumur 18 tahun, tetapi dia hampir selalu menjadi pilihan Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique, di lini tengah. Pedri pun membayar kepercayaan pelatihnya dengan penampilan di atas lapangan hijau.

Pedri telah berlari sejauh 61,5 kilometer di Piala Eropa 2020. Tidak ada pemain berlari sejauh Pedri di Piala Eropa 2020 hingga saat ini. Etos kerja pemain Barcelona itu penting bagi Spanyol saat berjumpa Italia.

  1. Alvaro Morata

Dia mencetak satu gol ketika Spanyol bermain imbang 1-1 dengan Polandia di laga kedua penyisihan grup. Dia juga mencetak satu gol saat Spanyol mengalahkan Kroasia di babak 16 besar.

Golnya di extra time kontra Kroasia itu bahkan memberi Spanyol keunggulan 4-3, yang membuat spirit lawan runtuh. Buktinya, tiga menit berselang, Mikel Oyarzabal bisa mencetak gol kelima Spanyol, dan itu benar-benar membuat Kroasia takluk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *